Jasaview.id

Pidie, – Dalam upaya mendukung program ketahanan dan kemandirian pangan nasional, Batituud Koramil 17/Geumpang Kodim 0102/Pidie, Serma Said Fadli, mewakili Danramil menghadiri acara sosialisasi kegiatan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang diselenggarakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Desa Leupu, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, Selasa (19/08).

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi lintas sektor dalam mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan berkelanjutan, khususnya melalui pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi.

Jasaview.id

Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimcam dan stakeholder terkait, antara lain perwakilan Polsek Mane Brigadir Bustami, Danton Pertanian Yonif 857/GG Letda Inf Putra B, Staf TPH Dinas Pertanian Pidie Yusnidar, S.P., Ketua BPP Geumpang Muchtaridha, S.P., Babinsa Koramil 17/Geumpang, Bhabinkamtibmas Polsek Geumpang, ketua-ketua kelompok tani, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Serma Said Fadli menyampaikan pentingnya sinergi antara aparat kewilayahan, instansi pertanian, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis rumah tangga.

“Program P2B bukan hanya soal tanaman pangan, tapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi gizi seimbang dari hasil pekarangan sendiri. Ini adalah langkah konkret menuju kedaulatan pangan di tingkat keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Yusnidar, S.P., selaku perwakilan dari Dinas Pertanian Pidie, menekankan bahwa kegiatan P2B ini juga selaras dengan program nasional untuk menurunkan angka stunting dan memperkuat ketahanan pangan berbasis lokal.

“Pemanfaatan pekarangan dengan tanaman sayuran, buah, hingga ternak skala rumah tangga mampu menciptakan ketahanan pangan keluarga sekaligus memberikan tambahan penghasilan,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi diskusi antara para peserta dan narasumber. Para petani juga mendapatkan informasi teknis terkait budidaya tanaman pekarangan, penggunaan pupuk organik, serta model pemberdayaan berbasis kelompok tani.

Acara ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk mendukung implementasi P2B di wilayah Geumpang dan sekitarnya, dengan harapan dapat menjadi percontohan program serupa di wilayah lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *