Makassar – Maraton inovasi Hackathon Guru Merah Putih yang digelar selama 1×24 jam oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan berhasil melahirkan sebuah karya strategis: Aplikasi Setoran Hafalan Juz 30 ANDALAN. Tak hanya aplikasinya yang istimewa, identitas visualnya berupa logo juga sarat akan filosofi yang memadukan nilai spiritual dan inovasi teknologi.
Logo ini menampilkan kubah masjid berwarna hijau sebagai simbol kesucian dan pusat pembinaan iman, dilengkapi pancaran sinar yang menggambarkan cahaya Al-Qur’an yang menerangi kehidupan. Di tengah cahaya, tertulis kata Arab “زيادة” (Ziyādah) yang berarti peningkatan, mencerminkan tujuan aplikasi ini untuk terus meningkatkan kualitas hafalan, bacaan, dan pemahaman Al-Qur’an bagi guru dan tenaga kependidikan.
Bagian inti logo adalah buku terbuka berwarna hijau, melambangkan Al-Qur’an sebagai sumber ilmu dan pedoman hidup, dengan posisi terbuka sebagai tanda kemudahan akses dan semangat berbagi. Di bagian bawah, tulisan “ANDALAN” menegaskan bahwa aplikasi ini adalah sarana yang dapat diandalkan guru dalam proses setoran hafalan.
Plt. Kepala Bidang PTK Disdik Sulsel, Anshar Syukur, menjelaskan bahwa logo ini lahir dari semangat para peserta hackathon yang ingin menghadirkan karya bernilai guna dan penuh makna. “Logo ini bukan sekadar desain, tetapi representasi dari misi kami untuk memadukan nilai-nilai Al-Qur’an dengan inovasi teknologi. Kami ingin guru-guru kita memiliki sarana yang memudahkan proses setoran hafalan sekaligus meningkatkan kualitasnya,” ujarnya.
Peluncuran logo dan aplikasi ANDALAN ini menjadi bagian penting dari hasil Hackathon Guru Merah Putih, yang tidak hanya melatih keterampilan teknologi guru, tetapi juga memperkuat karakter dan literasi Al-Qur’an di lingkungan pendidikan Sulawesi Selatan.(*)








