Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru melaksanakan kegiatan panen kacang buncis oleh Warga Binaan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Banjarbaru, Selasa (11/11). Kegiatan sebagai bagian dari upaya mendukung program 13 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yaitu ketahanan pangan.
Panen kali ini menghasilkan sebanyak 15 kilogram kacang buncis yang kemudian dipasarkan melalui freshmarket Lapas Banjarbaru. Kegiatan diikuti oleh 9 WBP yang tergabung dalam bidang pertanian di SAE.
Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Banjarbaru, Ady Tri, menyampaikan bahwa hasil panen ini merupakan bukti nyata dari pembinaan kemandirian yang berkelanjutan.
“Kegiatan pertanian ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memberikan bekal keterampilan bagi Warga Binaan agar siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendukung pengembangan produktivitas melalui program pembinaan kerja.
“Kami terus mendorong pemanfaatan lahan dan kegiatan produktif, agar Warga Binaan dapat berdaya dan memiliki keahlian yang bermanfaat setelah menjalani masa pidana,” katanya.
Melalui kegiatan panen ini, Lapas Banjarbaru berharap pembinaan kemandirian berbasis ketahanan pangan dapat berjalan berkesinambungan, serta memberi dampak positif bagi peningkatan keterampilan dan kesiapan Warga Binaan dalam proses reintegrasi sosial.








