Jasaview.id

Lapas Banjarbaru Gelar Pelatihan Pengendalian Hama dan Perbanyakan Tanaman untuk Dukung Ketahanan Pangan

Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru melaksanakan kegiatan Pelatihan Pertanian Pengendalian Hama Tanaman dan Cara Perbanyakan Vegetatif pada Tanaman, bertempat di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Tanaman Hias Lapas Banjarbaru, Rabu (12/11). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan ( DKP3 ) Kota Banjarbaru sebagai bagian dari upaya peningkatan keterampilan Warga Binaan di bidang pertanian.

Pelatihan diikuti oleh sebanyak 30 orang Warga Binaan yang didampingi oleh empat orang staf Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Banjarbaru. Kegiatan dimulai dengan penyampaian materi pengantar, kemudian dilanjutkan dengan praktik lapangan terkait teknik pengendalian hama serta metode perbanyakan vegetatif seperti cangkok, okulasi, dan sambung pucuk. Kegiatan berjalan dengan tertib dan penuh antusiasme dari para peserta.

Jasaview.id

Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini menjadi bagian dari implementasi 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, salah satunya adalah ketahanan pangan. “Kegiatan ini tidak hanya sebagai sarana pembinaan, tetapi juga pembekalan keterampilan yang dapat menjadi modal bagi Warga Binaan setelah bebas nanti. Kami berharap mereka dapat berkontribusi positif dan mandiri di tengah masyarakat,” ujar I Made.

Instruktur dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarbaru, Sugiyo, menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya memberikan ilmu teori, tetapi juga praktik langsung agar peserta dapat memahami penerapan di lapangan. “Kami berharap keterampilan yang diperoleh melalui pelatihan ini dapat menjadi bekal berharga bagi para Warga Binaan setelah mereka kembali ke masyarakat, sehingga mampu mandiri dan produktif di bidang pertanian,” ujarnya.

Salah satu Warga Binaan peserta pelatihan, Suminto, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini. “Saya senang bisa belajar langsung cara mencangkok dan mengendalikan hama tanaman. Ilmu seperti ini sangat berguna, apalagi nanti setelah keluar saya ingin menanam sayuran di rumah,” ungkapnya.

Selain menjadi sarana pembinaan keterampilan, kegiatan ini juga merupakan wujud nyata sinergi antara Lapas Banjarbaru dan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para Warga Binaan dapat memperoleh ilmu praktis yang berkelanjutan dan memiliki nilai ekonomi.

Dengan berakhirnya kegiatan pelatihan ini, Lapas Banjarbaru berharap agar pengetahuan yang telah diberikan dapat terus diterapkan oleh Warga Binaan dalam kegiatan pertanian sehari-hari di dalam lapas. Semangat dan kerja sama seluruh peserta menjadi bukti bahwa pembinaan berbasis kemandirian dapat berjalan efektif dan membawa manfaat bagi individu maupun masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *