PELAIHARI, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pelaihari kembali menghadirkan inovasi dalam program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Melalui kegiatan pelatihan produksi pangan kreatif, warga binaan berhasil mengembangkan produk unggulan baru berupa Kerupuk Telur Asin “Sirupa”, yang kini dipersiapkan menjadi produk UMKM binaan dengan potensi untuk dipasarkan secara lebih luas.
Kegiatan produksi yang dilaksanakan di Rutan Pelaihari ini mencakup serangkaian proses mulai dari pengolahan bahan baku, pengolahan adonan, pencetakan, pengeringan, hingga pengemasan dengan label resmi. Produk Kerupuk Telur Asin Sirupa menggunakan bahan-bahan berkualitas seperti telur asin, tepung tapioka, bawang putih, dan rempah pilihan sehingga menghasilkan cita rasa renyah serta gurih yang menjadi ciri khas produk ini.
Pengawas kegiatan pembinaan, Cahya Reviana, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya sekadar kegiatan pelatihan, tetapi merupakan upaya nyata Rutan Pelaihari dalam menyiapkan keterampilan produktif bagi warga binaan.
“Pembuatan Kerupuk Telur Asin Sirupa adalah bentuk konkret pembinaan kemandirian. Kami ingin warga binaan memiliki keahlian yang dapat mereka manfaatkan ketika kembali ke masyarakat. Harapan kami, produk ini dapat berkembang menjadi UMKM yang berdaya saing dan memberi nilai tambah bagi warga binaan maupun Rutan Pelaihari,” ujarnya.
Salah satu warga binaan, Indah, yang terlibat dalam proses produksi juga mengungkapkan rasa bangga dan harapannya.
“Saya senang bisa ikut membuat kerupuk telur asin ini. Selain belajar tentang proses produksinya, saya merasa punya keterampilan baru yang bisa jadi bekal setelah bebas nanti. Semoga produk ini bisa dikenal masyarakat dan terus berkembang,” tuturnya.
Dengan hadirnya Kerupuk Telur Asin Sirupa, Rutan Pelaihari berharap dapat memperkuat program pembinaan kemandirian serta mendorong tumbuhnya unit usaha mikro berbasis produksi warga binaan. Selain memberi manfaat keterampilan, produk ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu ikon UMKM binaan Rutan Pelaihari yang mampu bersaing di pasaran.








