Pidie – TNI menunjukkan sikap proaktif dalam penanggulangan bencana alam dengan mengerahkan Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) dari Kodim 0102/Pidie bersama Yonif TP 857/GG untuk membantu warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Pidie, Aceh. Salah satu kegiatan difokuskan di Desa Baro Yaman, Kecamatan Mutiara, Selasa (30/12/2025).
Sejak awal hingga pasca banjir, prajurit TNI langsung turun ke lapangan, membatu, evakuasi,distribusi logistik hingga membersihkan rumah warga terdampak, termasuk rumah milik Pak Romi warga Baro Yaman yang terdampak serta membuka kembali akses jalan desa yang tertutup lumpur dan material banjir. Dengan peralatan manual seperti sekop dan cangkul, prajurit bekerja tanpa kenal lelah demi mempercepat pemulihan lingkungan permukiman warga.
Langkah tanggap dan cepat ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan respons dini TNI dalam menghadapi bencana, sekaligus bagian dari komitmen membantu pemerintah daerah dalam penanganan darurat dan pemulihan pasca bencana. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya mempercepat proses pembersihan, tetapi juga memberikan rasa aman dan semangat bagi warga terdampak.
Satgas Gulbencal TNI secara aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat setempat agar seluruh proses penanggulangan berjalan efektif dan tepat sasaran. Sinergi lintas sektor ini menjadi kunci dalam meminimalkan dampak lanjutan serta mempercepat normalisasi kehidupan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, TNI menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam membantu rakyat saat terjadi bencana. Kemanunggalan TNI dan rakyat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan, membuktikan bahwa TNI selalu siap dan sigap hadir untuk mengatasi kesulitan masyarakat, kapan pun dan di mana pun dibutuhkan.








