Jasaview.id

LAPAS KELAS III WONRELI KOORDINASI DENGAN DINAS KESEHATAN UNTUK PENGUSULAN DAPUR LAYAK HUNI

Wonreli, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wonreli melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Maluku Barat Daya terkait pengusulan pengakuan dapur layak huni dan memenuhi standar higiene sanitasi pangan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memastikan pemberian makanan yang aman dan berkualitas bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP), Jumat (09/01).

Kepala Lapas Kelas III Wonreli, Indra Gunawan, menyampaikan bahwa koordinasi ini merupakan bagian dari komitmen lapas untuk meningkatkan pelayanan publik dan memenuhi standar yang ditetapkan. “Kami sangat memperhatikan kualitas makanan yang disajikan kepada WBP. Pengusulan dapur layak huni bertujuan untuk menjamin keamanan pangan serta kesehatan seluruh penghuni lapas,” ujarnya.

Jasaview.id

Dalam pertemuan tersebut, pihak lapas dan Dinas Kesehatan membahas berbagai aspek terkait persyaratan teknis dapur layak huni, mulai dari kondisi fisik ruangan, sistem sanitasi, penyimpanan bahan makanan, hingga prosedur pengolahan pangan yang sesuai standar kesehatan. Dinas Kesehatan juga memberikan arahan terkait langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk memenuhi persyaratan pengusulan.

“Kami siap memberikan dukungan teknis dan pendampingan kepada Lapas Wonreli dalam rangka mencapai standar dapur layak huni. Hal ini penting untuk mencegah risiko keracunan makanan dan menjamin kesehatan masyarakat, termasuk WBP,” ucap perwakilan Dinas Kesehatan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah yang dilakukan Lapas Kelas III Wonreli. “Upaya pengusulan dapur layak huni ini sangat patut diapresiasi karena sejalan dengan arahan Kemenimipas untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan pemenuhan hak WBP terkait kesehatan dan keamanan pangan. Program dapur sehat yang ditargetkan tahun 2026 menjadi bukti komitmen kita untuk memberikan lingkungan yang lebih baik bagi seluruh penghuni lapas dan rutan. Saya berharap koordinasi dengan Dinas Kesehatan dapat berjalan lancar dan Lapas Wonreli segera meraih pengakuan tersebut,” ujarnya.

Sebagai informasi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) telah menargetkan pembangunan 200 dapur sehat di lapas dan rutan se-Indonesia pada tahun 2026 untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Upaya Lapas Wonreli ini selaras dengan program tersebut, di mana dapur yang memenuhi standar akan dapat berkontribusi lebih optimal dalam penyediaan makanan bergizi.

Lapas Wonreli berencana untuk segera melakukan perbaikan dan penyesuaian fasilitas dapur sesuai dengan panduan dari Dinas Kesehatan, guna segera mengajukan permohonan verifikasi dan pengakuan dapur layak huni.

Kontributor: Humas Lapas Wonreli

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *