KODIM 1405/PAREPARE – Danramil 1405-08/Tanete Riaja Lettu Inf Bahtiar bersama Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si, dan unsur Forkopimda serta masyarakat menghadiri peringatan hari lingkungan hidup sedunia tahun 2025.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Barru dengan mengusung tema “Mengakhiri Polusi Plastik”, yang mengajak kita semua untuk mengurangi dan bahkan menghentikan penggunaan plastik sekali pakai, demi menjaga keberlanjutan lingkungan hidup bertempat di Pantai Ujung Batu, Kelurahan Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru. Kamis (05/06/2025)
Kegiatan dimulai dengan apel bersama sebagai simbol komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan, yang diikuti dengan aksi bersih-bersih pantai oleh peserta dari berbagai elemen TNI/Polri, masyarakat, termasuk pelajar, komunitas lingkungan, dan aparat pemerintah setempat.
Aksi bersih-bersih pantai ini merupakan langkah positif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian ekosistem laut.
Dengan partisipasi aktif dari masyarakat dan dukungan dari Babinsa, Aksi ini merupakan wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan ekosistem laut tetap lestari, Diharapkan kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor menuju Kabupaten Barru yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, Danramil 1405-08/Tanete Riaja Lettu Inf Bahtiar mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam mengurangi dampak pencemaran akibat sampah plastik.
Lettu Inf Bahtiar menjelaskan kegiatan serupa perlu dilakukan secara rutin, tidak hanya pada momen peringatan tertentu, sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam menjaga lingkungan serta memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah, terutama sampah plastik ke laut khususnya di wilayah pesisir Pantai Ujung Batu.
“Sampah plastik yang dibuang ke laut akan sangat merusak ekosistem laut. Selain dapat membahayakan kehidupan biota laut, sampah plastik juga bisa berdampak buruk pada kesehatan manusia yang mengonsumsi hasil laut, ” ujarnya.








