Pidie, — Semangat gotong royong dan sinergitas antara TNI dan masyarakat kembali terwujud dalam aksi nyata. Babinsa Koramil 16/Tangse Kodim 0102/Pidie, Serka Arifuddin, turun langsung ke lapangan bersama warga Desa Blang Bungong, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, dalam kegiatan karya bakti penimbunan jalan menuju areal perkebunan, Jumat (20/6/2025).
Jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat menuju kebun yang selama ini rusak dan sulit dilalui, terlebih saat musim hujan. Melalui karya bakti ini, harapannya akses ekonomi masyarakat bisa lebih lancar dan produktivitas pertanian meningkat.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kami sebagai aparat teritorial. Bersama rakyat, kita ingin membangun desa dari hal yang paling dasar, yaitu akses jalan,” ujar Serka Arifuddin di sela-sela kegiatan.
Puluhan warga terlihat antusias ikut serta dalam penimbunan jalan tersebut, membawa peralatan seadanya dan bekerja penuh semangat. Warga menilai kehadiran Babinsa bukan hanya sebagai simbol pengamanan, tapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan desa.
“Alhamdulillah, Babinsa ikut membantu kami dari awal hingga akhir. Kami merasa didampingi dan termotivasi. Jalan ini sangat penting bagi kami untuk mengangkut hasil panen,” kata Abdullah, salah satu petani setempat.
Danramil 16/Tangse Lettu Arm Muhammad mengapresiasi peran aktif Serka Arifuddin dan partisipasi warga yang telah bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan tersebut. Menurutnya, kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak hanya sebatas slogan, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Kegiatan seperti ini merupakan implementasi dari tugas pokok Babinsa dalam membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pendekatan teritorial, sekaligus membangun semangat gotong royong yang kini mulai tergerus zaman.
Sinergitas TNI dan masyarakat di Tangse ini menjadi contoh bahwa membangun desa tidak harus menunggu proyek besar. Dengan kekompakan dan kerja sama, kebutuhan dasar warga bisa ditangani secara mandiri — dan di situlah kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi kekuatan utama.








