Jasaview.id

Kepala Rutan Pelaihari Paparkan Rencana Aksi Triwulan I Tahun 2026 pada Rapat Koordinasi Kanwil Ditjenpas Kalsel

Banjarmasin, INFO_PAS — Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pelaihari, Eri Triyanto, memaparkan Rencana Aksi Tahun 2026 Triwulan I dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pemaparan Rencana Aksi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Rabu (7/1). Kegiatan ini menjadi forum evaluasi dan penyelarasan awal pelaksanaan program kerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan.

Dalam paparannya, Eri Triyanto menegaskan bahwa Rencana Aksi Triwulan I Tahun 2026 disusun sebagai pijakan awal pelaksanaan program kerja yang selaras dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta perjanjian kinerja satuan kerja. Fokus utama diarahkan pada penguatan layanan dasar, peningkatan kualitas pembinaan, serta penataan dukungan sarana dan prasarana secara bertahap dan terukur.

Jasaview.id

“Rencana Aksi Triwulan I ini kami susun secara realistis dan terukur sebagai bentuk komitmen Rutan Pelaihari dalam mendukung kebijakan strategis Kementerian dan Kanwil. Prioritas kami adalah memastikan layanan dasar warga binaan terpenuhi, pembinaan berjalan optimal, serta dukungan sarana prasarana ditata secara berkelanjutan,” ujar Eri Triyanto dalam pemaparannya.

Salah satu prioritas yang disampaikan adalah rencana penyerapan anggaran Triwulan I Tahun Anggaran 2026, khususnya pada program rehabilitasi Dapur Sehat. Rutan Pelaihari merencanakan pemindahan dapur lama ke dapur baru dengan memanfaatkan bangunan eks masjid yang telah dihibahkan oleh Pemerintah Daerah untuk direhabilitasi dan difungsikan sebagai dapur bersih. Program ini dirancang untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis dengan melibatkan warga binaan dalam proses pengolahan makanan sehat dan bergizi.

“Melalui pembangunan dapur sehat, kami ingin meningkatkan kualitas pemenuhan hak dasar di bidang kesehatan dan gizi. Keterlibatan warga binaan juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang berdampak langsung pada kualitas layanan,” tambahnya.

Selain itu, dipaparkan pula rencana dukungan anggaran untuk pelayanan kesehatan gratis bagi warga binaan melalui penyediaan honor dokter, serta penyerapan anggaran belanja pegawai dan operasional pemeliharaan kantor guna memastikan kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.

Dalam forum tersebut, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Selatan, Mulyadi, menegaskan bahwa rapat koordinasi ini merupakan momentum strategis untuk memastikan seluruh UPT memiliki arah kerja yang sama sejak awal tahun.

“Rapat koordinasi ini bukan sekadar paparan rencana, tetapi menjadi sarana penyelarasan dan pengendalian agar setiap UPT mampu melaksanakan program secara efektif, akuntabel, dan berdampak langsung bagi organisasi maupun masyarakat,” tegas Mulyadi.

Ia juga mendorong seluruh kepala UPT agar mampu mengidentifikasi potensi kendala sejak dini dan menyiapkan langkah mitigasi yang tepat, sehingga pelaksanaan program Triwulan I dapat berjalan sesuai target dan ketentuan yang berlaku.

Menutup pemaparannya, Rutan Kelas IIB Pelaihari menegaskan kesiapan dalam melaksanakan Rencana Aksi Triwulan I Tahun 2026 secara konsisten dan bertanggung jawab. Paparan tersebut menjadi wujud komitmen satuan kerja untuk memastikan setiap program yang direncanakan dapat diimplementasikan secara efektif, selaras dengan kebijakan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan serta arah strategis pemasyarakatan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *