Pidie – Sebagai respon cepat pasca bencana yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, aparat TNI terus melakukan pemantauan situasi di lapangan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Salah satu langkah konkret dilakukan oleh Babinsa Koramil 03/Delima, Kodim 0102/Pidie, Serda Mahfud melaksanakan pengecekan langsung terhadap persediaan serta harga kebutuhan pokok di Pasar Desa Buloh Reubee, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie. Sabtu (13/12/2025).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan barang dan lonjakan harga yang berpotensi membebani warga, khususnya setelah kondisi bencana yang membuat aktivitas ekonomi masyarakat terganggu.
Dalam pengecekan tersebut, Serda Mahfud berdialog dengan sejumlah pedagang terkait ketersediaan beras, gula, minyak goreng, telur, serta kebutuhan pokok lainnya.
Menurut penuturan beberapa pedagang, hingga saat ini pasokan sembako masih terbilang stabil meski terjadi sedikit keterlambatan distribusi dari pemasok akibat kondisi pascabencana. Harga sejumlah bahan pokok juga cenderung berada pada kisaran normal, meski terdapat kenaikan kecil pada komoditas tertentu.
Serda Mahfud menyampaikan bahwa pengecekan ini merupakan bentuk tanggung jawab TNI dalam membantu pemerintah daerah menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan wilayah.
“Kami ingin memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia dan terjangkau. Pasca bencana, situasi seperti ini rawan dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu kami terus melakukan pemantauan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para pedagang agar tidak melakukan praktik penimbunan ataupun menaikkan harga secara sepihak, terutama di masa pemulihan. TNI, kata dia, akan terus berkoordinasi dengan aparatur desa dan instansi terkait untuk menjaga kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga dan pedagang setempat, yang berharap pemantauan semacam ini dapat dilakukan secara berkala demi menjaga stabilitas harga dan kenyamanan masyarakat dalam berbelanja.
Dengan adanya pengecekan rutin seperti ini, diharapkan situasi ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Delima dapat segera pulih dan aktivitas perdagangan kembali normal seiring pulihnya kondisi pascabencana.








