Banjarmasin, INFO_PAS – Prestasi membanggakan kembali diraih Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari. Dalam ajang Lomba Video 13 Program Akselerasi Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rutan Pelaihari sukses meraih Juara I, mengungguli sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kalimantan Selatan.
Kompetisi tersebut merupakan bagian dari kegiatan Rapat Konsolidasi Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan (Tekforma) di Fugo Hotel Banjarmasin, pada Kamis (30/10).
Dalam perlombaan itu, Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura berhasil meraih Juara II, sementara Lapas Kelas IIA Kotabaru menempati posisi Juara III. Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Tekforma, M. Hilal, didampingi Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Mulyadi.
Keberhasilan Rutan Pelaihari menjadi yang terbaik mencerminkan komitmen kuat jajaran dalam mendukung pelaksanaan 13 Program Akselerasi Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam bidang inovasi komunikasi publik dan digitalisasi informasi Pemasyarakatan.
Kepala Rutan Pelaihari, Eri Triyanto, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berkontribusi.
“Kami bersyukur atas penghargaan ini. Capaian ini merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan kreativitas seluruh jajaran Rutan Pelaihari dalam mendukung program akselerasi Pemasyarakatan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan,” ujar Eri.
Eri juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pimpinan yang telah memberikan dukungan dan arahan dalam setiap langkah inovasi.
“Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan atas bimbingan dan dukungannya, serta kepada Direktur Tekforma, Bapak M. Hilal, yang telah memberikan kesempatan dan apresiasi kepada kami. Semoga prestasi ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya lebih baik lagi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Rutan Pelaihari, tetapi juga bukti nyata bahwa sinergi dan semangat digitalisasi mampu mendorong layanan Pemasyarakatan menuju arah yang lebih modern.
“Kami akan terus berupaya menampilkan karya yang inspiratif dan berdampak positif bagi masyarakat, serta menjadi bagian dari perubahan besar menuju Pemasyarakatan modern,” tambahnya.
Prestasi ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran Pemasyarakatan di Kalimantan Selatan untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada masyarakat.








