Salatiga – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga menggelar upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025.
Dengan penuh khidmat Kepala Rutan Salatiga Anton Adi Ristanto memimpin langsung jajaran melakukan upacara di halaman depan Rutan. Senin (02/06).
Membacakan sambutan Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia, Anton Adi Ristanto mengatakan memperingati Hari Lahir Pancasila menjadi momentum yang sangat penting dalam sejarah bangsa Indonesia.
“Hari Lahir Pancasila adalah hari ketika kita tidak hanya mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga meneguhkan kembali komitmen kita terhadap nilai – nilai luhur yang menjadi pondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Pancasila bukan sekadar dokumen historis atau teks normatif yang tertulis dalam pembukaan UUD 1945.

“Ia adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” tuturnya.
Dalam amanat Anton melanjutkan bahwa dalam konteks pembangunan nasional saat ini, pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu yang paling fundamental dalam Asta Cita tersebut adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia.
Selepas kegiatan Anton Adi Ristanto berharap para jajaran untuk mengimplementasikan nilai – nilai luhur dalam Pancasila.
“Melalui kegiatan ini ayo bersama implementasikan nilai-nilai luhur dalam Pancasila dalam setiap tindakan, perilaku kita baik saat bertugas maupun dalam keseharian,” tegasnya.
Anton Adi Ristanto menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremonial tetapi sebagai insan ASN dan Pemasyarakatan harus bangga dan bahagia terhadap Pancasila.
“Jadikan Pancasila ini sebagai pedoman dan sumber inspirasi dalam berkinerja, berkarya berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.








