Jasaview.id

Sentuhan TNI Bangkitkan Harapan: 9 Meunasah Dipulihkan Jelang Ramadhan

Pidie — Sentuhan kepedulian TNI kembali membangkitkan harapan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya. Menjelang bulan suci Ramadhan, Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) TNI dari Kodim 0102/Pidie bersama personel Yonif TP 856/BY, Yonif TP 857/GG, Yon Armed 17/RC serta masyarakat bergerak mempercepat pemulihan melalui kegiatan pengecatan kembali sembilan meunasah yang terdampak banjir, Minggu (02/01/2027).

Kegiatan difokuskan pada pengecatan ulang, pembersihan menyeluruh, serta pembenahan fasilitas ibadah guna menghadirkan kembali kenyamanan dan suasana baru bagi warga. Meunasah sebagai pusat ibadah dan aktivitas sosial masyarakat dinilai penting untuk segera dipulihkan agar warga dapat beribadah lebih nyaman dan khusyuk, khususnya dalam menyambut Ramadhan.

Jasaview.id

Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menyampaikan bahwa Satgas Gulbencal TNI saat ini memprioritaskan pembenahan dan pengecatan sarana ibadah yang terdampak bencana. Di Kabupaten Pidie, kegiatan dilaksanakan di Meunasah Desa Baro Yaman Kecamatan Mutiara, Meunasah Desa Paloh Kambuek, serta Meunasah Paga Gp. Jojo Kecamatan Mutiara Timur.

Sementara di Kabupaten Pidie Jaya, pengecatan dilakukan di Meunasah Desa Blang Dalam Kecamatan Bandar Dua, Meunasah Gp. Jurong Teungoh Jangka Buya, Meunasah Desa Teupin Perahu Kecamatan Meureudu, Meunasah Tunong Desa Alue Keutapang Kecamatan Bandar Dua, Meunasah Kota Meureudu, serta Meunasah Desa Beurawang Kecamatan Meureudu.

“Alhamdulillah, sembilan meunasah saat ini sedang dicat dan dibenahi. Meunasah merupakan pusat ibadah dan kegiatan sosial masyarakat. Kebersihan serta kenyamanannya harus segera dipulihkan agar warga dapat beribadah dengan tenang menjelang Ramadhan,” ujar Dandim.

Selain pengecatan, personel Satgas Gulbencal TNI bersama warga juga melakukan pembersihan halaman, penataan kembali perlengkapan ibadah, serta perbaikan fasilitas yang rusak akibat banjir, termasuk pembangunan sumur bor dan tempat wudhu. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara gotong royong, mencerminkan kolaborasi erat antara prajurit TNI dan masyarakat.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Kepala Desa Teupin Perahu, Kecamatan Meureudu, Mulyadi, S.E., mengapresiasi kepedulian TNI dalam membantu pemulihan sarana ibadah.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan TNI. Pengecatan meunasah serta perbaikan fasilitas air bersih sangat bermanfaat bagi masyarakat dan membantu kami menyambut Ramadhan dengan lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran TNI tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memperkuat dukungan moral serta menumbuhkan kembali semangat kebersamaan pasca bencana. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam mempercepat pemulihan sosial masyarakat.

Melalui pembenahan ini, diharapkan aktivitas ibadah dan kegiatan keagamaan di meunasah dapat kembali berjalan normal. Upaya bersama tersebut sekaligus mempertegas kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *