Jasaview.id

TNI dan Kemenag Bersinergi Bersihkan MIN 2 Pidie Jaya, Pulihkan Sekolah Pasca Banjir

Pidie Jaya — Sinergitas lintas instansi terus diperlihatkan dalam upaya pemulihan pasca banjir di Kabupaten Pidie Jaya. Tim Satgas Gulbencal TNI yang terdiri dari Kodim 0102/Pidie, Yonif TP 857/GG, dan Yonzipur 16/DA, bersama pegawai dan Guru Kementerian Agama Kabupaten Pidie Jaya, melaksanakan karya bakti pembersihan Sekolah MIN 2 Pidie Jaya yang tertimbun lumpur akibat banji bertempat di Jalan Lintas Banda Aceh–Medan, Desa Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.Rabu (24/12/2025)

Fokus utama karya bakti adalah membersihkan lumpur tebal yang menutup halaman sekolah hingga masuk ke ruang-ruang kelas, sehingga menghambat aktivitas belajar mengajar.

Jasaview.id

Aksi gotong royong ini menjadi wujud nyata sinergitas TNI dan instansi pemerintah dalam menangani dampak bencana, khususnya pada fasilitas umum vital seperti sekolah. Karya bakti tersebut merupakan bagian dari langkah tanggap pasca bencana dengan tujuan mempercepat pemulihan kondisi pendidikan agar proses belajar mengajar dapat segera kembali normal.

Dandim 0102/Pidie, Letkol Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan bahwa TNI mengerahkan ratusan personel setiap hari, didukung alat berat excavator,dan buldozer di kabupaten Pidie dan Pidie Jaya untuk membersihkan sejumlah titik lokasi terdampak banjir di wilayah Pidie Jaya.

“Saat ini fokus kami adalah fasilitas umum, terutama sekolah. Harapannya, proses belajar anak-anak di Kabupaten Pidie Jaya dapat segera berjalan normal kembali,” ujar Dandim.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam proses pemulihan pasca bencana. Menurutnya, kepedulian dan kebersamaan menjadi kunci utama agar dampak banjir tidak berlarut-larut, khususnya bagi dunia pendidikan.

“Mari kita bahu membahu membantu pemulihan pasca banjir ini. Anak-anak kita membutuhkan sekolah untuk masa depan mereka. Tanpa kepedulian bersama, pemulihan akan berjalan lambat. Karena itu, ayo kita bergerak bersama agar kondisi segera pulih dan normal kembali,” tegasnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan, berkat semangat kebersamaan, tumpukan lumpur sisa material banjir di halaman dan ruang kelas MIN 2 Pidie Jaya mulai berkurang secara signifikan. Meski demikian, proses pembersihan belum dapat dituntaskan dalam satu hari mengingat tebalnya lumpur yang mengendap akibat banjir.

Kegiatan karya bakti ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan pemulihan sektor pendidikan di Kabupaten Pidie Jaya, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *