Pidie – Dalam rangka memperkuat semangat nasionalisme di kalangan generasi muda, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 17/Geumpang, Kodim 0102/Pidie, Sertu Alhadi, memberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada para pelajar SMA Negeri 1 Geumpang yang berlokasi di Desa Bangke, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, Senin (tanggal menyesuaikan).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini mendapat sambutan hangat dari para guru dan siswa. Dalam kesempatan tersebut, Sertu Alhadi menegaskan bahwa pemahaman wawasan kebangsaan sangat penting ditanamkan sejak dini, tidak hanya untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, tetapi juga untuk memperkuat kepribadian dan karakter bangsa.
> “Generasi muda harus memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, mereka tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat memecah belah bangsa,” ujar Sertu Alhadi.
Dalam materinya, Babinsa menjelaskan tentang tiga pilar bangsa Indonesia, yaitu Pancasila, UUD 1945, dan NKRI, serta menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Ia juga mengingatkan agar pelajar senantiasa menghargai perbedaan, menjunjung tinggi toleransi, dan tidak terjerumus pada pengaruh negatif globalisasi.
Guru SMA Negeri 1 Geumpang, M. Nasir, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Menurutnya, keterlibatan TNI dalam memberikan edukasi kebangsaan kepada siswa sangat membantu pihak sekolah dalam membentuk karakter peserta didik.
> “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Materi yang disampaikan Babinsa memberi tambahan wawasan bagi siswa kami tentang pentingnya persatuan, disiplin, dan cinta tanah air,” ungkap M. Nasir.
Salah seorang siswa, M. Akbar, juga mengaku termotivasi dengan kegiatan tersebut. Ia merasa lebih memahami arti penting menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Program pembinaan wawasan kebangsaan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk ikut berperan aktif dalam membangun karakter generasi muda yang kuat, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri keindonesiaannya.








