Pidie – Upaya memperkuat semangat persatuan dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat terus dilakukan jajaran TNI di wilayah Kabupaten Pidie. Salah satunya melalui kegiatan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang digelar Babinsa Koramil 15/Tiro Kodim 0102/Pidie, Sertu K.M. Lase, bersama masyarakat Desa Lhok Igeuh, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie.
Kegiatan tersebut menjadi sarana penting dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat, khususnya di tingkat desa sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa. Dalam penyampaiannya, Babinsa mengajak warga untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, serta mempererat hubungan sosial antar sesama masyarakat.
Menurutnya, kehidupan yang aman dan damai tidak terlepas dari peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan suasana harmonis di lingkungan masing-masing. Karena itu, semangat gotong royong, saling menghargai, dan kepedulian sosial harus terus dipelihara.
“Persatuan dan kerukunan adalah modal utama dalam membangun desa. Jika masyarakat kompak dan saling mendukung, maka berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Sertu K.M. Lase di hadapan warga.
Ia juga menegaskan bahwa ancaman terhadap persatuan bangsa saat ini tidak selalu berbentuk fisik, tetapi bisa datang melalui penyebaran informasi bohong, provokasi, maupun sikap individualisme yang berlebihan. Untuk itu, masyarakat diminta lebih bijak dalam menerima informasi serta tetap menjaga nilai kebersamaan.
Keuchik Desa Lhok Igeuh, Sulaiman, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, penyuluhan kebangsaan sangat bermanfaat bagi masyarakat karena mampu meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga persaudaraan dan ketentraman desa.
“Kami berterima kasih atas perhatian Babinsa yang selalu hadir di tengah masyarakat. Kegiatan seperti ini sangat positif untuk mempererat hubungan warga dan meningkatkan rasa cinta tanah air,” ungkapnya.
Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berharap pembinaan semacam itu terus dilakukan secara berkelanjutan agar semangat persatuan, keamanan, dan ketertiban di desa tetap terjaga.
Melalui kegiatan Wasbang, Babinsa tidak hanya menjalankan tugas pembinaan teritorial, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam memperkuat nilai nasionalisme di tengah masyarakat pedesaan.








