Batituud Koramil Tiro Hadiri Syukuran Keunduri di Makam Ulama Cot Icem
Pidie — Batituud Koramil 15/Tiro, Pelda Amar Juhri, menghadiri kegiatan syukuran (keunduri) Thon Hpong yang digelar di kawasan makam ulama kharismatik Tgk. Chik Cot Icem, Desa Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Muspika, masyarakat setempat, serta mahasiswa STIT Al Hilal Sigli yang tengah melaksanakan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) di wilayah tersebut. Tradisi keunduri sendiri merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Aceh yang sarat nilai religius dan kebersamaan.
Pelda Amar Juhri menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pelestarian adat dan budaya lokal, sekaligus mempererat hubungan antara aparat dengan masyarakat.
“Momentum seperti ini sangat baik untuk memperkuat silaturahmi antara TNI, pemerintah kecamatan, mahasiswa, dan masyarakat. Selain itu juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai tradisi dan kebersamaan,” ujarnya.
Acara keunduri di makam Tgk. Chik Cot Icem tidak hanya menjadi ajang doa bersama, tetapi juga sarana mempererat persatuan lintas elemen masyarakat. Mahasiswa KPM STIT Al Hilal Sigli yang turut hadir juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berinteraksi langsung dengan warga serta memahami tradisi lokal secara lebih mendalam.
Salah satu tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas kehadiran berbagai pihak dalam kegiatan tersebut. Ia berharap kebersamaan seperti ini terus terjaga, terutama dalam menjaga nilai-nilai adat dan memperkuat kehidupan sosial masyarakat.
Di sisi lain, pengamat budaya menilai tradisi keunduri di makam ulama memiliki makna penting dalam menjaga identitas lokal. Namun, mereka juga mengingatkan perlunya keseimbangan antara pelestarian tradisi dan pemahaman nilai-nilai keagamaan yang tepat agar tidak menimbulkan perbedaan persepsi di tengah masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara aparat, masyarakat, dan kalangan akademisi semakin kuat dalam menjaga harmoni sosial serta melestarikan warisan budaya di Kabupaten Pidie.








