PELAIHARI, INFO_PAS — Memasuki hari kedua layanan kunjungan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari kembali dipadati oleh keluarga warga binaan, Senin (23/03). Bahkan, jumlah kunjungan meningkat dibanding hari sebelumnya yaitu mencapai 855 orang, dengan sekitar 215 warga binaan menerima kunjungan dari keluarga maupun kerabat.
Sejak pagi hari, antrean pengunjung sudah terlihat memadati area layanan. Lonjakan ini menjadi tantangan tersendiri bagi petugas, namun seluruh proses tetap berjalan dengan tertib berkat pengaturan alur yang telah dipersiapkan sebelumnya. Petugas secara aktif mengarahkan pengunjung mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan, hingga pelaksanaan kunjungan agar tetap lancar dan teratur.
Di tengah tingginya antusiasme masyarakat, Rutan Pelaihari terus berupaya menjaga kualitas pelayanan agar tetap memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Suasana kunjungan berlangsung kondusif, dengan interaksi hangat antara warga binaan dan keluarga yang datang menjenguk di momen hari raya.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, M. Fahrurrazi, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah pengunjung di hari kedua telah diantisipasi dengan berbagai langkah persiapan tambahan.
“Memang terjadi peningkatan jumlah kunjungan di hari kedua ini, sehingga kami harus bekerja lebih ekstra dalam menyiapkan segala aspek layanan. Mulai dari pengaturan alur, kesiapan petugas, hingga fasilitas pendukung kami optimalkan, agar pengunjung tetap bisa merasakan layanan yang nyaman, tertib, dan aman meskipun dalam kondisi ramai,” ujarnya.
Salah satu keluarga warga binaan, Rifani, yang datang menjenguk adiknya, turut menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan yang diberikan oleh petugas Rutan Pelaihari.
“Walaupun antrean cukup banyak, tapi petugasnya ramah dan membantu. Kami tetap merasa nyaman saat berkunjung, prosesnya juga jelas dan tertib. Jadi kami tidak merasa khawatir, justru merasa aman selama berada di sini,” ungkapnya.
Pelaksanaan layanan kunjungan di hari kedua ini menunjukkan komitmen Rutan Pelaihari dalam menjaga kualitas pelayanan publik, bahkan di tengah lonjakan pengunjung yang signifikan. Dengan pengelolaan yang baik dan kesiapan petugas, momen kebersamaan antara warga binaan dan keluarga tetap dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kehangatan.








