Jasaview.id

Korem 181/PVT Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2026 M

Korem 181/PVT menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 H / 2026 M dengan tema “Dengan Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Guna Menuju Indonesia Maju.”

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 19 Januari 2026, bertempat di Mesjid Al-Mujahidin Korem 181/PVT, Jalan Pramuka No. 1, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

Jasaview.id

Peringatan Isra Mi’raj ini dihadiri oleh para Kasi Kasrem 181/PVT, Para Dan Kabalak Aju Kodam XVIII/Ksr, Para Dan Kabalakrem 181/PVT, perwira, bintara, tamtama, serta ASN Korem 181/PVT.

Melalui kegiatan keagamaan ini, diharapkan seluruh prajurit dan keluarga besar Korem 181/PVT dapat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW sebagai landasan dalam membentuk karakter prajurit yang profesional, berdisiplin, dan berintegritas dalam mendukung terwujudnya Indonesia Maju.

Dalam kesempatan tersebut, amanat Danrem 181/PVT dibacakan oleh Kasi Pers Kasrem 181/PVT Kolonel Inf. Yuli Eko Purwanto, S.I.P., M.I.Pol. Danrem menekankan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak.

Di kesempatan yang sama Ceramah tentang Hikmah dari Isra Mi’raj yang di sampaikan Oleh Mayor Inf Dr. H. Triyana, S.Pd.I., M.Pd.I., yaitu Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa agung dan luar biasa dalam sejarah Islam. Isra Mi’raj bukan sekadar perjalanan fisik Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha, tetapi mengandung hikmah mendalam yang menjadi pedoman hidup umat Islam sepanjang masa.

Salah satu hikmah terbesar dari Isra Mi’raj adalah diturunkannya perintah shalat lima waktu. Shalat merupakan tiang agama dan menjadi sarana komunikasi langsung antara hamba dengan Allah SWT. Bagi seorang prajurit, shalat mengajarkan nilai kedisiplinan, ketaatan, kejujuran, dan keikhlasan, yang sangat sejalan dengan jati diri prajurit TNI.

Isra Mi’raj juga mengajarkan kepada kita tentang keteguhan iman dan akhlak mulia Rasulullah SAW. Di tengah berbagai ujian, Rasulullah SAW tetap sabar, tawakal, dan tidak pernah meninggalkan nilai-nilai kebenaran. Sikap inilah yang patut kita teladani sebagai prajurit, yaitu tetap berpegang teguh pada moral, etika, dan aturan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Sebagai prajurit TNI AD, kita dituntut untuk tidak hanya kuat secara fisik dan profesional dalam bertugas, tetapi juga kuat secara mental dan spiritual. Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, kita akan mampu membentuk karakter prajurit yang berintegritas, loyal kepada negara, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat di sekitarnya.

Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, mari kita jadikan momentum untuk memperbaiki kualitas ibadah, meningkatkan akhlak dalam kehidupan sehari-hari, serta menanamkan semangat pengabdian yang tulus demi bangsa dan negara. Dengan iman yang kuat dan akhlak yang mulia, insyaAllah kita akan menjadi prajurit yang prima dan mampu mendukung terwujudnya Indonesia yang maju dan bermartabat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *