Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru menerima kunjungan kerja Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Hj. Mariana untuk meninjau layanan kesehatan dan pembinaan Warga Binaan, Rabu, (8/4). Kegiatan berlangsung di Lapas Kelas IIB Banjarbaru sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap pelaksanaan program, khususnya layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT).
Kunjungan tersebut disambut oleh pejabat struktural Lapas Banjarbaru serta Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan (Kanwil Ditjenpas Kalsel). Kehadiran rombongan menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi antara lembaga legislatif dan pemasyarakatan.
Dalam agenda utama, Hj. Mariana melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan layanan VCT yang diselenggarakan oleh Puskesmas Cempaka bagi Warga Binaan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan deteksi dini serta pencegahan penyebaran penyakit menular di dalam lingkungan lapas berjalan optimal.
Usai meninjau layanan kesehatan, rombongan melanjutkan kunjungan ke dapur sehat Lapas Banjarbaru untuk melihat secara langsung proses pengolahan dan penyajian makanan bagi Warga Binaan. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan standar kebersihan, gizi, dan kualitas makanan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan kemudian dilanjutkan ke area bimbingan kerja, di mana Hj. Mariana turut menyaksikan panen lele hasil budidaya Warga Binaan serta melihat berbagai produk hasil karya yang dihasilkan. Program pembinaan kemandirian tersebut menjadi salah satu bentuk pembekalan keterampilan bagi Warga Binaan selama menjalani masa pidana.
Pelaksana Harian Kepala Lapas Banjarbaru, Sabar Anju Padang menjelaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan. “Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik, baik dari sisi kesehatan, konsumsi, maupun pembinaan kemandirian agar Warga Binaan memiliki bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Hj. Mariana menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program di Lapas Banjarbaru. “Kami melihat upaya yang dilakukan sudah berjalan dengan baik, khususnya dalam layanan kesehatan dan pembinaan, dan ini perlu terus dipertahankan serta ditingkatkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Kalsel, Isnawan menambahkan tentang pentingnya kolaborasi lintas sektor. “Sinergi antara pemasyarakatan dan instansi terkait menjadi kunci dalam optimalisasi layanan kepada Warga Binaan,” sebutnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan di Lapas Banjarbaru ke depan.








