Jasaview.id

Panen Bayam SAE Rutan Pelaihari Capai 40 Ikat, Siap Masuk Pasar Pelaihari

PELAIHARI, INFO_PAS — Pagi di SAE Rutan Kelas IIB Pelaihari terasa beda. Di sela udara yang masih sejuk, deretan bedeng bayam yang sejak beberapa pekan lalu dirawat pelan-pelan akhirnya sampai di titik yang ditunggu: panen. Hasilnya, 40 ikat bayam berhasil dipetik rapi dan siap didistribusikan ke Pasar Pelaihari.

Buat masyarakat, panen ini bukan sekadar kabar “ada kegiatan” di balik tembok rutan. Bayam segar yang dipanen hari ini berarti pasokan sayur yang lebih dekat, lebih cepat, dan ikut menggerakkan perputaran ekonomi lokal. Dari lahan SAE, hasil panen dipilah, diikat, lalu disiapkan agar tetap segar saat sampai ke lapak-lapak pedagang.

Jasaview.id

Pengawas kegiatan, Ikhsan Setiadi, menyebut prosesnya berjalan bertahap dan dijaga konsisten sejak awal perawatan—mulai dari penyiraman, pemupukan, sampai memastikan tanaman tumbuh merata. “Yang kami tekankan itu disiplin proses. Bayam ini dirawat setiap hari, jadi saat panen kualitasnya bisa dijaga dan layak masuk pasar,” ujar Ikhsan.

Di sisi lain, Ahmad, salah satu warga binaan yang terlibat dari awal perawatan hingga panen, mengaku panen ini memberi rasa bangga yang sederhana tapi nyata. “Saya ikut dari tanam, rawat, sampai panen. Rasanya senang karena hasilnya benar-benar dipakai dan dijual. Jadi seperti ada tanggung jawab, bukan cuma lewat begitu saja,” kata Ahmad.

Melalui pembinaan kemandirian di SAE, Rutan Pelaihari terus mendorong kegiatan produktif yang tidak berhenti di lahan, tetapi juga berdampak keluar—salah satunya lewat distribusi hasil panen bayam ke Pasar Pelaihari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *