PELAIHARI, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari terus mengoptimalkan pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian sebagai upaya membentuk warga binaan menjadi pribadi yang produktif dan memiliki keterampilan. Salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan adalah perawatan tanaman kangkung dan sawi di Kebun SAE Rutan Pelaihari, Jumat (17/7) pukul 10.00 WITA, dengan penyiraman tanaman di bawah pengawasan langsung petugas pembina.
Kegiatan penyiraman dilakukan secara berkala untuk memenuhi kebutuhan air tanaman, menjaga kelembapan tanah, serta membantu unsur hara terserap secara optimal oleh akar. Perawatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga pertumbuhan tanaman tetap sehat sehingga menghasilkan sayuran yang berkualitas. Selain mendukung Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang kemandirian pangan melalui sektor pertanian, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran yang membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat.
Petugas pembina pertanian Rutan Pelaihari, Umar Alif Al-Syairi, mengatakan bahwa pembinaan dilakukan secara berkesinambungan agar warga binaan tidak hanya memahami teknik bercocok tanam, tetapi juga memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja yang baik.
“Setiap hari kami mendampingi warga binaan dalam setiap proses pembelajaran, mulai dari merawat hingga memahami cara budidaya tanaman yang baik. Harapan kami, keterampilan yang mereka peroleh selama mengikuti pembinaan ini dapat menjadi bekal untuk bekerja maupun berwirausaha di bidang pertanian sehingga mereka mampu menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah kembali ke masyarakat,” ujar Umar.
Salah seorang warga binaan peserta pembinaan, Rizky, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut setiap hari. Menurutnya, pembinaan pertanian memberikan pengalaman baru sekaligus menumbuhkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
“Saya bersyukur bisa mengikuti pembinaan ini setiap hari. Selain menambah pengetahuan tentang cara merawat tanaman, saya juga belajar untuk lebih disiplin dan bertanggung jawab. Semoga keterampilan yang saya dapatkan di sini bisa menjadi bekal untuk memulai kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti,” ungkap Rizky.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Rutan Pelaihari berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga membentuk warga binaan yang memiliki keterampilan, kemandirian, dan kesiapan untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.








