PELAIHARI, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pelaihari melaksanakan kegiatan panen timun di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Selasa (18/11). Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Rutan Pelaihari, Eri Triyanto, pejabat struktural, serta warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian bidang pertanian.
Panen timun kali ini menghasilkan sekitar 10 kilogram, yang seluruhnya merupakan hasil perawatan warga binaan sejak proses penyemaian hingga panen. Timun-timun tersebut ditanam sebagai bagian dari pembinaan kemandirian untuk meningkatkan keterampilan pertanian warga binaan.
Kepala Rutan Pelaihari, Eri Triyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana praktik yang baik bagi warga binaan untuk meningkatkan kemampuan kerja mereka.
“Kami ingin warga binaan tetap produktif dan punya bekal keterampilan yang bisa mereka manfaatkan setelah keluar nanti. Kegiatan seperti ini sederhana, tapi dampaknya besar untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kemandirian,” ujarnya.
Salah satu warga binaan, Iwan, yang terlibat dalam kegiatan panen menuturkan bahwa kegiatan pertanian di Kebun SAE membuat mereka lebih aktif dan memiliki kegiatan positif selama menjalani masa pidana.
“Kami di sini belajar dari awal, dari menanam sampai panen. Senang rasanya lihat hasilnya bagus. Setidaknya ada kegiatan yang bikin kami lebih semangat dan ada ilmu yang bisa dibawa pulang,” ucapnya.
Kegiatan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut berjalan tertib dengan pendampingan petugas pembinaan. Hasil panen selanjutnya akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan dapur rutan dan kebutuhan lainnya.
Rutan Pelaihari terus mengembangkan program pembinaan pertanian sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan selama menjalani masa pidana.








